Bupati Afni Z Gerak Cepat, Bongkar Ribuan Kayu Ilegal di Sungai Rawa Siak

Berita, Kabupaten Siak1667 Dilihat

Bahana pos ( Siak ) – Hitungan hari Dr. Afni Zulkifli, di LantikĀ  telah menemukan ribuan kayu jenis Mahang yang diduga ilegal terapung di Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Senin (9/6/2025). Kayu-kayu tersebut diikat menjadi ratusan rakit dan terapung sepanjang puluhan kilometer di tepian sungai.

 

Bupati Afni menemukan kayu-kayu tersebut secara tidak sengaja saat mengunjungi Rumah Alam Bakau, Dusun I Karanganyar, Kecamatan Sungai Apit. Kayu-kayu itu seperti disembunyikan di balik rimbunnya tanaman air bakung dan mangrove yang tumbuh subur di tepian sungai yang berhulu di Danau Zamrud.

 

Bupati Afni terkejut melihat pemandangan ribuan kayu yang siap angkut mengapung di aliran Sungai Rawa. Ia kemudian melaporkan penemuan ini ke Polsek Sungai Apit melalui sambungan telepon dan meminta mereka untuk mencari tahu pemilik dan asal usul kayu tersebut.

Jika tidak ada dokumennya, berarti ilegal. Walaupun kayu Mahang, tetap harus ada izin, kita lagi tunggu ini ada apa tidak. Saya menduga ini merupakan hasil kayu alam, di sini kan hutan alam bukan hutan industri. Saya khawatir kayu tersebut ditebang dari hutan alam yang lokasinya tidak jauh dari sini,” kata Bupati Afni.

 

Menurut Bupati Afni, kayu Mahang memang bukan kayu yang dilindungi, namun dalam proses pemanfaatannya ada mekanisme yang harus dilakukan. Jika tidak memiliki izin, maka kayu tersebut menjadi ilegal.

Jika benar kayu tersebut ditebang di wilayah Kabupaten Siak, maka Pemkab kehilangan sumber PAD dari perizinan yang dikeluarkan. Ini kayunya diangkut lewat jalan yang dibangun pakai duit rakyat,” tambah Bupati Afni.

Bupati Afni juga mengimbau agar masyarakat sadar dan peduli dengan lingkungan.

Kalau harus menebang kayu untuk menghidupi keluarga, jangan menebang hutan alam dan tumbuhan yang dilindungi. Kalau pohonnya yang tidak dilindungi seperti ini, urus izinnya. Sekarang siapa yang menjamin kalau ini tidak merusak lingkungan kita,” kata Bupati Afni.

 

Bupati Afni menunggu konfirmasi dari Pemerintah Kecamatan dan Polsek Sungai Apit tentang aktivitas penebangan kayu tersebut. Ia juga meminta kepada pihak berwenang untuk menghentikan sementara aktivitas yang diduga ilegal sampai ada kejelasan.

Ini kan curiga kita banyak seperti pelabuhan tikus ini, entah dari mana dari mana ini. Saya sebenarnya juga sudah tahu aktivitas ini sebelum saya jadi bupati. Makanya sekarang ketika kekuasaan itu ada bersama kita, ya niat saya hanya menjaga Siak,” tutup Bupati Afni.