Bahana pos ( Pekanbaru ) – Masyarakat Kabupaten Rokan Hulu saat ini sedang menghadapi berbagai permasalahan yang belum terselesaikan, terutama dalam bidang infrastruktur, pendidikan, dan perekonomian. Menurut Ariando Anggara, Kordinator Pemuda Pelopor Kemajuan dan aktivis mahasiswa Riau, kurangnya perhatian pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terhadap masyarakat menjadi sorotan publik, Selasa (3/6/2025).
“Kurangnya perhatian pemerintah Kabupaten Rokan Hulu selama ini terhadap masyarakat menjadi perbincangan di kalangan mahasiswa. Banyak persoalan yang terjadi di Rokan Hulu yang tidak terselesaikan hingga menjadi dampak negatif terhadap masyarakat yang ada di kabupaten Rokan Hulu,” kata Ariando dalam wawancara dengan media di Warek Kopi, Jl. Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru, Senin (2/6/2025).
Ariando menyatakan bahwa banyak janji yang dilontarkan oleh pejabat Rokan Hulu kepada masyarakat, namun tidak ada perubahan signifikan yang terjadi.
“Banyak janji yang dilontarkan pejabat Rokan Hulu kepada kalangan masyarakat namun tak ada perubahan sama sekali. Maka menjadi pandangan kritis terhadap 100 harinya kinerja pemerintah kabupaten Rokan Hulu di bawah kepemimpinan Bupati Anton, ST, MM dan Wakil Bupati H. Syafarudin Poti, SH, MM,” ujarnya.
Ariando berharap Bupati Anton dan Wakil Bupati H. Syafarudin Poti dapat lebih memperhatikan masyarakat dan turun langsung untuk memahami keluhan serta menyelesaikan permasalahan yang ada.
“Semoga Bupati Anton, ST, MM dan Wakil Bupati H. Syafarudin Poti, SH, MM kedepannya bisa lebih memperhatikan masyarakat Rokan Hulu dan turun langsung ke kalangan masyarakat untuk mencari tau apa yang selama ini menjadi keluhan masyarakat serta bisa menanggulangi segala sesuatu permasalahan yang ada di kabupaten Rokan Hulu demi suatu kemakmuran dan kemajuan kedepannya,” harapnya.
“Salam perjuangan Aktivis Riau! Hidup Mahasiswa… Hidup Rakyat Indonesia…” tutup Ariando.









