Bahana pos ( Pekanbaru ) – Himpunan Mahasiswa Rokan Hulu-Riau (HIMAROHU-RIAU) saat ini berada dalam kondisi darurat organisasi akibat kekosongan kepemimpinan pasca berakhirnya masa jabatan Pj Ketua Umum 2023-2025. Ariando Anggara, Ketua Harian HIMAROHU-RIAU periode 2023-2025, mengecam tindakan sepihak yang dilakukan oleh oknum-oknum yang mengklaim diri sebagai pengurus tanpa proses sah, Senin (4/8/2025).
Ariando Anggara menyayangkan Pj Ketua Umum yang terkesan membiarkan HIMAROHU dikuasai oleh orang-orang tidak bertanggung jawab.
“Kami sangat menyayangkan Pj Ketua Umum yang terkesan membiarkan HIMAROHU dikuasai oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Dugaan adanya deal-dealan politik tanpa melibatkan pengurus aktif jelas merupakan bentuk pengkhianatan terhadap marwah organisasi,” tegas Ariando.
Ariando Anggara juga meminta Bupati Rokan Hulu, Anton ST, MM, untuk lebih berhati-hati dan tidak terjebak dalam legitimasi abal-abal yang diklaim oleh oknum-oknum tidak sah.
“Kami memperingatkan dan berharap kepada Bupati Rokan Hulu, Bapak Anton ST, MM, agar berhati-hati menyikapi konflik ini. Jangan sampai melantik atau mengakui pengurus HIMAROHU yang jelas-jelas mengangkangi AD/ART organisasi,” jelas Ariando.
Ariando Anggara khawatir bahwa krisis kepemimpinan ini dapat menimbulkan kegaduhan di kalangan mahasiswa Rokan Hulu di Riau.
“Kami tidak ingin persoalan internal HIMAROHU malah menimbulkan kegaduhan di kalangan mahasiswa Rokan Hulu di Riau karena kelalaian dalam menyikapi legitimasi organisasi,” tutupnya.
“HIMAROHU bukan alat politik! Kami percaya Bapak Anton sebagai kepala daerah akan bersikap lebih solutif dan penuh kehati-hatian. Jangan sampai ada pengesahan atau pelantikan yang justru memperkeruh keadaan. Kita ingin HIMAROHU pulih sebagai ruang kaderisasi, bukan menjadi alat politisasi,” kata Ariando Anggara.













