Bupati Siak Angkat Bicara, Isu Konflik Lahan PT SSL, Kami Tidak Punya Hutang Sama Cukong

Daerah, Kabupaten Siak1333 Dilihat

Bahana pos ( Siak ) – Bupati Siak, Afni Z, angkat bicara terkait isu dan konflik lahan di PT Seraya Sumber Lestari (SSL), Kabupaten Siak. Dalam pernyataannya, Afni Z memberikan klarifikasi dan menekankan pentingnya menjaga kondusivitas pasca-kerusuhan.

Alhamdulillah, saya sudah berkomunikasi langsung dengan Bapak Kapolda Riau dan Bapak Direktur Asep. Beliau berdua menyatakan bahwa ada informasi yang tersajikan tidak sesuai dengan apa yang dimaksudkan,” kata Afni Z. Selasa (24/6/2025).

Afni Z menyatakan bahwa dirinya dan tim telah bekerja keras untuk menyelesaikan konflik lahan di berbagai daerah, termasuk di PT SSL.

Ia menekankan bahwa penyelesaian konflik lahan harus dilakukan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Kami paham membedakan mana rakyat kecil, mana cukong murni dan mana ‘cukong berijin’,” ujar Afni Z.

“Kami tidak punya hutang dengan cukong manapun, dengan perusahaan manapun. Hutang kami dunia akhirat hanya dengan Allah dan rakyat Siak.”

Afni Z menjelaskan bahwa ada dua jalur penyelesaian yang berbeda untuk kasus rusuh PT SSL dan penyelesaian sengketa lahan.

Kasus rusuh PT SSL yang berujung pada pengrusakan, pembakaran, dll, itu biar jadi ranah penegak hukum,” kata Afni Z.

“Kami ikut mengecam dan tidak berhak mengintervensi hukum.”

Sementara itu, penyelesaian sengketa lahan akan dilakukan melalui jalur administrasi yang disediakan oleh negara. Afni Z akan menjadi mediator dalam proses penyelesaian sengketa lahan ini.

Penyelesaian sengketa lahan, dimana sesuai kesepakatan yang dihadiri Direktur Utama dan Manager PT SSL akan dibahas dalam kurun waktu sebulan sejak ditandatangani,” jelas Afni Z.

Afni Z berharap masyarakat dapat memahami perbedaan antara kasus rusuh dan penyelesaian sengketa lahan. Ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan kerja sama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk menciptakan Siak yang lebih baik.

Cukuplah konflik Tumang menjadi pembelajaran kita semua, bahwa Siak harus kita cintai dan jaga bersama,” kata Afni Z. “Jangan diplintir lagi kemana-mana, karena kami sedang bekerja.