Bahanapos ( Siak ) – Perjuangan akademik penuh dedikasi selama dua tahun akhirnya berbuah manis. Seorang kader muda asal Kabupaten Siak berhasil menyelesaikan Program Pascasarjana S2 Manajemen Pendidikan Islam dengan capaian luar biasa, meraih IPK 3,92 predikat cumlaude sekaligus menjadi pemuncak wisuda.Selasa (5/5/2026).
Prestasi membanggakan ini tak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga suntikan semangat bagi keluarga besar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Siak dan generasi muda Bumi Lancang Kuning untuk terus berjuang menuntut ilmu.
Tempuh S2 Penuh Dedikasi, Tuntaskan dengan Cumlaude 3,92
Selama dua tahun menempuh pendidikan di Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, sosok yang dikenal aktif di BKPRMI Siak ini menunjukkan kerja keras, ketekunan, dan komitmen tinggi. Hasilnya tak main-main. Ia lulus dengan IPK nyaris sempurna, 3,92, dan menyandang predikat cumlaude.
Tak berhenti di situ, nilai tersebut mengantarkannya menjadi lulusan terbaik alias pemuncak pada Program Pascasarjana S2 di kampusnya. Capaian ini jadi bukti nyata bahwa kesungguhan dan disiplin akademik mampu mengalahkan segala keterbatasan.
Jadi Inspirasi BKPRMI dan Generasi Muda Siak
Ketum BKPRMI Kabupaten Siak Tarmidzi menyebut capaian ini sebagai kebanggaan bersama.
“Ini bukan sekadar prestasi pribadi. Ini inspirasi. Bukti bahwa kader BKPRMI mampu unggul di dunia akademik dan siap mengabdi untuk umat,” ujarnya.
Ia berharap semangat menuntut ilmu ini menular ke seluruh pemuda masjid dan generasi muda Siak. “Ilmu adalah senjata perubahan. Kalau kader BKPRMI berilmu, berakhlak, dan berdedikasi, maka masjid akan makmur, umat akan maju.”
Ilmu untuk Umat, Bangsa, dan Agama
Dalam keterangannya, sang wisudawan cumlaude menyampaikan rasa syukur mendalam atas capaian tersebut. Ia menegaskan gelar S2 Manajemen Pendidikan Islam bukan akhir, melainkan awal pengabdian yang lebih besar.
“Semoga ilmu yang diraih senantiasa membawa keberkahan, memberikan manfaat luas, serta menjadi bekal dalam mengemban amanah kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan agama,” tuturnya.
Ia juga berpesan kepada anak muda Siak agar tidak takut bermimpi besar. “Keterbatasan ekonomi bukan penghalang. Yang penting ada kemauan, kerja keras, dan doa. InsyaAllah jalan akan terbuka.”
BKPRMI Siak: Cetak Kader Intelektual-Religius
BKPRMI Kabupaten Siak selama ini dikenal aktif membina pemuda masjid tak hanya dalam bidang keagamaan, tapi juga pendidikan dan kepemimpinan. Capaian kadernya yang lulus S2 dengan predikat terbaik ini sejalan dengan misi BKPRMI: melahirkan generasi Qur’ani yang intelektual dan siap memimpin.
“Ini baru satu. Target kita ke depan makin banyak kader BKPRMI yang jadi doktor, profesor, birokrat, dan pemimpin hebat. Tapi tetap berakar di masjid,” tegas Tarmidzi
Profil Singkat Program Studi
Manajemen Pendidikan Islam merupakan prodi yang fokus mencetak pemimpin lembaga pendidikan Islam yang profesional, visioner, dan berakhlak. Lulusannya diharapkan mampu mengelola sekolah, madrasah, dan pesantren secara modern tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.
Dengan IPK 3,92 cumlaude, lulusan asal Siak ini diprediksi akan banyak dilirik untuk mengisi posisi strategis di dunia pendidikan dan organisasi keumatan.














