Perairan Dufa-Dufa Telan Korban, Bocah 5 Tahun Hilang, SAR: Masuk Tahap Pemantauan

Berita, Maluku, Peristiwa74 Dilihat

TERNATE, BAHANAPOS – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ternate resmi menutup operasi pencarian terhadap Muhammad Affan (5), korban tenggelam di perairan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate.

Affan sebelumnya dilaporkan tenggelam bersama tiga orang lainnya pada Minggu (13/9/2026). Namun hingga hari ketujuh pencarian, korban tak kunjung ditemukan.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani membenarkan penutupan operasi tersebut sesuai SOP Basarnas.

Proses pencarian dimulai sejak tanggal 13 sampai dengan 19 September 2026. Namun operasi pencarian terhadap korban hingga kini belum juga dapat ditemukan,” ujar Iwan, Sabtu (19/9/2026).

Iwan menjelaskan, pada hari ketujuh, operasi dimulai pukul 07.00 WIT dengan briefing dan pembagian area menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU).

Empat SRU tersebut menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB), Sea Rider, Rubber Boat, dan longboat. Tim menyisir sejumlah titik yang belum terjangkau sebelumnya, serta berkoordinasi dengan nelayan dan warga sekitar.

“Sekitar pukul 18.05 WIT, Tim SAR Gabungan telah selesai melaksanakan pencarian, namun tidak mendapat hasil. Selanjutnya Tim SAR Gabungan kembali ke posko dan melaksanakan briefing serta evaluasi bersama pihak keluarga korban,” jelasnya.

Berdasarkan hasil evaluasi, operasi SAR telah dilaksanakan maksimal selama tujuh hari sesuai SOP.

Dengan demikian, operasi SAR secara resmi ditutup dan korban dinyatakan hilang. Selanjutnya akan dilakukan tahapan pemantauan. Apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi SAR akan dibuka kembali sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Iwan.

Dengan ditutupnya operasi, seluruh unsur dikembalikan ke satuan masing-masing.

Operasi gabungan ini melibatkan Tim Rescue Kansar Ternate, Lanal Ternate, Polairud Polda Malut, BPBD Kota Ternate, Bid Dokes Polda Malut, Baznas Kota Ternate, Possi Kota Ternate, Koramil 1501-01 Ternate, KSOP Ternate, SAR Dive Morotai, Pemerintah Kecamatan Ternate Utara, awak media, serta masyarakat Kelurahan Dufa-Dufa.