ROHIL, BAHANAPOS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hilir bergerak cepat menangani masalah genangan air yang kerap meresahkan warga. Pada Jumat (23/10/2026), Satgas BPBD Rohil melakukan aksi taktis pembersihan dan normalisasi saluran drainase yang tersumbat di Jalan Selamat, Kelurahan Bagan Timur, Kecamatan Bangko.
Kepala BPBD Rokan Hilir, Syahrunizal, menyampaikan bahwa tindakan cepat ini diambil setelah adanya indikasi penyumbatan parah pada saluran drainase di lokasi tersebut.
“Sedimentasi lumpur padat, material sisa, serta tumpukan sampah menjadi pemicu utama tersumbatnya aliran air. Akibatnya, setiap kali curah hujan tinggi, kawasan ini langsung tergenang,” ujar Syahrunizal.
Untuk mengatasi sumbatan keras tersebut, BPBD Rohil mengerahkan sejumlah armada taktis. Tim di lapangan dibekali dengan 1 unit mesin pompa Kohler, 1 unit mesin Waterax, serta 1 unit kendaraan pick-up operasional.
Metode penanganan dilakukan secara intensif menggunakan teknik penyemprotan tekanan tinggi (flushing/jetting). Pompa air ditembakkan langsung ke titik penyumbatan guna mendorong dan menghancurkan lumpur keras serta sampah yang menyumbat jalannya air. Operasi pembersihan ini berlangsung selama delapan jam, dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai pada 17.00 WIB.
Aksi sigap yang juga bersinergi dengan Satgas Banjir Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rokan Hilir, ini membuahkan hasil positif. Sumbatan sedimen tanah yang sebelumnya menyumbat selokan berhasil dijebol dan dibersihkan seluruhnya. Efeknya, aliran drainase kini kembali berfungsi normal dan lancar, serta genangan air di sekitar lokasi mulai surut drastis.
Meski saluran telah kembali lancar, BPBD Rohil berkomitmen untuk terus mengawal kondisi infrastruktur ini. Rencana tindak lanjut akan difokuskan pada pemantauan berkala terhadap struktur selokan pasca-pembersihan guna memastikan tidak ada sumbatan susulan.
Lebih lanjut, pihak BPBD mengonfirmasi bahwa aksi serupa tidak berhenti sampai di sini. Pada hari Sabtu besok, Satgas BPBD Rohil dijadwalkan akan kembali turun ke lapangan untuk melakukan upaya pembersihan dan normalisasi di lokasi-lokasi genangan air lainnya di wilayah Rokan Hilir.















