Foto : 1 Unit Sepeda Motor Milik Kepala sekolah SMA N 1 Rangsang Pesisir
Bahana Pos – Insiden pembakaran sepeda motor terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Sebuah sepeda motor milik kepala sekolah, Burhan, terbakar akibat ulah seorang siswa berinisial L (18), Selasa (29/10/2024).
Peristiwa ini berawal ketika pihak sekolah memberikan surat pemanggilan orang tua kepada L karena seringnya ia tidak hadir dalam kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM). Surat tersebut berisi permintaan agar orang tua L datang ke sekolah untuk menandatangani pernyataan kesepakatan sebagai upaya mengubah perilaku siswa tersebut. Namun, L merasa tidak terima dan diduga takut ketahuan perangainya oleh orang tuanya.
Pada Kamis (24/09/2024) sekitar pukul 11.30 WIB, L melancarkan aksinya dengan membakar sepeda motor Mega Pro berwarna silver milik Burhan. Akibat aksi tersebut, motor kepala sekolah tersebut hangus terbakar. Burhan pun segera melaporkan kejadian ini ke Polsek terdekat untuk mendapatkan perlindungan hukum.
Polres Kepulauan Meranti kemudian menangani kasus ini. Setelah proses mediasi dan pertimbangan yang matang, Burhan menyetujui penyelesaian secara damai. Pada Jumat (25/10/2024), pihak-pihak terkait, termasuk Burhan, L, PJ Kepala Desa Dedi, guru, dan saksi lainnya, menandatangani kesepakatan damai di kantor Polres Kepulauan Meranti. Dalam perjanjian tersebut, L bersedia mengganti rugi sebesar Rp7.850.000 atas kerugian Burhan, dan ia diizinkan melanjutkan pendidikannya di sekolah dengan syarat tidak mengulangi perbuatan serupa.
Ketika diwawancarai awak media, Burhan menjelaskan bahwa motif L membakar motornya adalah kemarahan karena dipanggil orang tuanya ke sekolah untuk menandatangani surat pernyataan. “Motifnya karena marah dipanggil orang tuanya ke sekolah untuk menandatangani surat pernyataan. Yang membakar adalah siswa tersebut,” ujar Burhan pada Selasa (29/10/2024).
Dalam surat perjanjian itu, Burhan menyampaikan bahwa kesepakatan dibuat agar L tidak keluar dari kelas selama proses belajar mengajar berlangsung. Burhan juga mengucapkan terima kasih kepada media yang telah memberinya dukungan dalam menyelesaikan permasalahan ini.
Sumber : Hallopost.com









