Bahana pos (Siak) – Wakil Bupati Siak, Husni Merza, mengapresiasi kepada utusan peserta Pramuka Kwartir Cabang 9 Gerakan Pramuka Kabupaten Siak yang menurunkan 45 peserta dalam Jambore Karhutla tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Taman Hutan Raya Sultan Syarif Kasim kecamatan Minas, kabupaten Siak, Riau.
Husni Merza berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk menjaga negeri dari bencana asap dan kebakaran hutan dan lahan. “Mari kita jadikan sebagai penyemangat menjaga negeri kita ini agar terhindar dari bencana asap dan kebakaran hutan dan lahan, tentunya kita semua harus saling bahu membahu dan mengingatkan akan dampak buruk terhadap bencana karhutla,” harapnya.
Jambore Karhutla 2025 telah menyelesaikan beragam ragam aktivitas, mulai dari pelatihan mitigasi kebakaran, simulasi tanggap darurat, hingga diskusi bersama tokoh nasional dan praktisi lingkungan. Kegiatan ini diikuti oleh 500 peserta dari 12 kabupaten/kota di Riau
Penutupan secara resmi dipimpin oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, Ketua DPRD Riau Kaderismanto, dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Gubernur Abdul Wahid menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan panitia atas terselenggaranya kegiatan yang melibatkan 500 peserta dari 12 kabupaten/kota di Riau. “Jambore ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga wadah edukasi dan silaturahmi, terutama untuk generasi muda,” katanya
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal baru untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Riau bebas Karhutla. “Ini sebagai titik nol untuk kita semua. Saatnya kita bergandengan tangan dan berpadu membahu bergerak bersama, aparatur Polri dan TNI serta seluruh elemen masyarakat,” ucapnya.
Dasa Darma Pramuka menjadi pedoman bagi para peserta untuk menjadi patriot yang sopan dan kesatria, rela menolong, dan tabah dalam menghadapi tantangan. Dengan semangat Siap, Tangkap, Tangguh dalam Jambore Karhutla 2025 ini, diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif dan responsif serta tanggap bencana di tengah tantangan perubahan iklim dan ancaman kebakaran yang terus menghantui wilayah Riau setiap tahunnya.
Reporter : Sulaiman















