KETAPANG, BAHANAPOS – Kekhawatiran warga Desa Danau Buntar, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang akan bahaya peredaran narkoba memuncak. Masyarakat secara terbuka memohon perhatian serius dan tindakan nyata dari aparat penegak hukum untuk menyelamatkan generasi muda di desa mereka.
Seruan terbuka ini ditujukan langsung kepada tiga institusi penegak hukum untuk bersinergi melakukan penanganan yang tuntas dan transparan.
Tiga Poin Tuntutan Warga:
1. Kepada Kepolisian Resor (Polres) Ketapang, warga memohon untuk memantau secara ketat dan memastikan proses penanganan kasus peredaran narkoba di wilayah Desa Danau Buntar berjalan tuntas hingga ke akar-akarnya, tidak berhenti di tengah jalan.
2. Kepada Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ketapang, warga mendesak untuk segera melakukan penindakan langsung di lokasi-lokasi yang diduga kuat menjadi sarang transaksi dan penyalahgunaan narkoba.
3. Kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Kendawangan, warga meminta agar menginformasikan secara terbuka perkembangan dan langkah-langkah selanjutnya kepada masyarakat, sebagai bentuk transparansi dan untuk meredam keresahan warga.
Seorang tokoh pemuda Desa Danau Buntar yang menjadi sumber terpercaya media ini mengatakan, kondisi ini sudah sangat meresahkan.
“Kami tidak bisa diam lagi. Ini soal masa depan anak-anak kami. Kami melihat sendiri bagaimana lingkungan kami mulai tidak aman. Kami mohon kepada Bapak Kapolres Ketapang, Kasat Narkoba, dan Kapolsek Kendawangan untuk turun langsung,” ujarnya kepada BAHANAPOS, Minggu (21/9/2026).
Ia menegaskan, warga tidak tinggal diam dan siap menjadi garda terdepan.
“Warga siap membantu memberikan informasi dan menjaga lingkungan. Sekarang giliran kita bersama pemuda, tokoh agama, dewan adat, dan pihak berwenang bergandengan tangan menyelamatkan masa depan Desa Danau Buntar,” tegasnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemuda, tokoh agama, Dewan Adat Dayak (DAD), dan aparat adalah kunci untuk memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut di wilayah perhuluan Kendawangan.
Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih terus mengupayakan konfirmasi resmi dan perkembangan terbaru dari Kapolres Ketapang, Kasatresnarkoba Polres Ketapang, dan Kapolsek Kendawangan terkait seruan warga ini.















