Bahana pos (Kampar) – Mahasiswa Kampar Desak Pemkab Segera Anggarkan Beasiswa Perguruan Tinggi
Puluhan massa dari Forum Koordinasi Mahasiswa Kampar (FKMK) mengadakan demonstrasi untuk mendesak Pemerintah Daerah mengalokasikan Beasiswa Perguruan Tinggi melalui APBD Kampar. Mereka juga mengawal isu terkait InPres No 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran, Senin (24/2/2025).
Massa FKMK bergerak menuju Perkantoran DPRD Kampar dan berhasil masuk ke dalam kantor, namun tidak ada perwakilan Anggota Dewan yang menemui mereka. Meskipun demikian, massa FKMK tetap melakukan orasi di gedung DPRD Kampar dan Kantor Bupati Kampar.
Reyhan Putra Yosa, Kordinator FKMK, menyatakan bahwa langkah pemerintahan terkait pemotongan anggaran sudah tepat karena bertujuan mengurangi pengeluaran yang tidak efektif.
Namun, ia menekankan pentingnya mengawasi pengalokasian anggaran tersebut agar tidak diarahkan ke pos-pos yang tidak memprioritaskan kepentingan rakyat.
“Kita tidak ingin anggaran ini di alokasikan ke pos-pos anggaran yang tidak memprioritaskan kepentingan rakyat banyak. Kita minta anggaran ini di awasi dengan ketat dan harus transparansi dalam pengalokasian anggaran tersebut agar tujuan utama dari efisiensi anggaran ini tercapai,” ujar Reyhan.
Maulana Ishaq Alfaruqi, Kordinator Umum Aksi, menambahkan bahwa FKMK ingin mengingatkan janji kampanye Bupati dan Wakil Bupati terkait penganggaran beasiswa pendidikan perguruan tinggi di Kampar. Ia menekankan pentingnya melibatkan mahasiswa dalam pembahasan anggaran beasiswa agar prosesnya lebih transparan dan terbuka.
“Hari ini kami dari FKMK ingin mengingatkan janji-janji kampanye dari Bupati & Wakil Bupati yang baru saja di lantik terkait penganggaran beasiswa pendidikan perguruan tinggi di Kampar. Pembahasan terkait ini harus segera di lakukan dan kita minta mahasiswa Kampar juga terlibat di dalam pembahasan anggaran beasiswa agar prosesnya lebih transparansi dan terbuka,” ujar Maulana.
Maulana juga menambahkan bahwa FKMK telah melakukan hearing dengan Komisi 2 DPRD Kampar dan telah bersepakat untuk bersama-sama mengawal pengalokasian anggaran beasiswa lewat APBD Kabupaten Kampar.
“Kita juga menekankan kepada Pemkab Kampar jangan menjadikan kebijakan Efisiensi Anggaran yang terapkan pemerintah pusat menjadi penghalang untuk pengalokasian anggaran beasiswa pendidikan perguruan tinggi di Kampar,” tutup Maulana.
Reporter : Sulaiman









