Bahana pos ( Siak ) – Program beasiswa PKH di Kabupaten Siak menuai polemik karena dana beasiswa belum dicairkan, padahal masa pembayaran kuliah telah berjalan. Mahasiswa penerima beasiswa PKH di Batam terancam tidak bisa ikut ujian semester karena belum melunasi kewajiban administrasi kampus.
Salah satu mahasiswa penerima beasiswa PKH, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya.
“Beasiswa ini sangat kami harapkan, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Sementara kampus terus menagih pembayaran, kami merasa tidak enak/enggan karena belum membayar uang semester kampus,” ujarnya Sabtu (28/3/2026).
Mahasiswa lainnya juga mempertanyakan kejelasan informasi dari pihak terkait. “Minimnya transparansi mengenai penyebab keterlambatan membuat kebingungan semakin meningkat,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Umum HMI “Adinesyahgita” mengatakan bahwa keterlambatan ini menjadi sorotan karena beasiswa PKH seharusnya menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. “Jika tidak segera ditangani, hal ini berpotensi menghambat proses perkuliahan mahasiswa,” katanya.
Pihak terkait diharapkan segera memberikan penjelasan resmi serta solusi konkret atas permasalahan ini. Pemerintah daerah diminta untuk mempercepat proses pencairan agar tidak merugikan mahasiswa yang sangat bergantung pada bantuan tersebut.









