Bahana pos ( Rohil ) – Camat Sinaboi Syamsu Kamar, S.Sos, meninjau langsung kondisi seorang pemuda korban kecelakaan tunggal akibat jalan berlubang di Jalan Lintas Sinaboi–Bagansiapiapi. Kunjungan tersebut dilakukan di Ruang Melur RSUD dr. Pratomo Bagansiapiapi, Sabtu (7/12/2025), sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kecamatan terhadap warganya.
Korban berinisial S (19) diketahui mengalami luka serius di bagian kepala dan tubuh setelah sepeda motor yang dikendarainya terperosok ke lubang besar tepat di depan SMPN 3 Bangko, Kepenghuluan Serusa. Insiden itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB ketika korban dalam perjalanan dari Raja Bejamu menuju RSUD Pratomo untuk membesuk kakaknya yang sedang dirawat.
Dalam foto yang diterima redaksi, korban tampak terbaring lemah di ranjang rumah sakit dengan perban di bagian wajah dan kepala. Camat Sinaboi, Syamsu Kamar, terlihat berdiri di samping tempat tidur korban memberikan perhatian dan dukungan moral. Sementara itu, seorang pria lanjut usia yang merupakan ayah korban, M. Noor, tampak mendampingi dengan raut penuh kekhawatiran.
Camat Sinaboi menyampaikan rasa prihatin dan memastikan bahwa pihak kecamatan memberikan dukungan moril maupun bantuan ringan sebagai bentuk simpati.
“Kita sangat prihatin dengan kondisi ini. Jalan adalah akses vital masyarakat. Harapan kita tentu korban cepat sembuh dan pemerintah terkait segera melakukan tindakan perbaikan,” ujar Syamsu Kamar.
“Kami dari kecamatan juga memberikan sedikit bantuan sebagai tanda ikut simpati. Semoga anak Pak M. Noor lekas pulih,” tambahnya.
Kecelakaan akibat lubang jalan tersebut sebelumnya telah memicu kemarahan warga. Lubang besar yang sudah lama menganga di badan jalan itu diketahui telah beberapa kali memakan korban. Bahkan masyarakat sekitar terpaksa memasang tanda peringatan secara swadaya menggunakan kayu dan kain agar pengendara lebih berhati-hati.
Warga berharap kunjungan camat dapat menjadi dorongan nyata bagi pemerintah daerah untuk segera menangani kerusakan jalan yang sudah lama dikeluhkan.
“Kami butuh tindakan, bukan hanya kunjungan. Jalan ini ramai dilalui, jangan sampai ada korban berikutnya,” ungkap seorang warga.
Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat masih menanti langkah konkret dari pemerintah daerah, khususnya PUPR, Dishub, dan instansi terkait lainnya, untuk segera memperbaiki lubang jalan yang kini telah berubah menjadi ancaman serius bagi keselamatan publik.















