Bahanapos ( Siak ) – Suasana tenang pagi di Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak mendadak pecah. Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang tergeletak di area semak-semak samping RSUD Tengku Rafi’an Siak, Selasa (14/7/2026).
Penemuan itu pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang hendak melintas. Sontak kabar tersebut menyebar dari mulut ke mulut hingga ke grup WhatsApp warga. Tak butuh waktu lama, ratusan orang langsung berbondong-bondong menuju lokasi.
Jalan di sekitar TKP macet total. Pedagang kaki lima, pelajar, hingga pengendara yang melintas ikut berhenti hanya untuk melihat dari kejauhan.
Pantauan bahanapos.com. di lapangan, jasad korban masih berada di tempat semula dan belum disentuh. Kondisi jenazah ditutup kain seadanya oleh warga sambil menunggu aparat datang.
“Dari jam 8 pagi sudah ada di sini. Kami tidak berani pegang-pegang. Takut merusak barang bukti. Jadi kami tunggu polisi saja,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.
Garis polisi sudah mulai dipasang, namun antusiasme warga yang ingin melihat membuat petugas kesulitan mensterilkan lokasi.
Tim Inafis Polres Siak bersama Polsek Siak Kota tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara, mengambil sidik jari, memfoto lokasi, dan mencari petunjuk di sekitar TKP.
Hingga saat ini identitas korban belum diketahui. Jenis kelamin, usia, dan ciri-ciri korban juga belum bisa dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kasi Humas Aiptu Dedek Prayoga mengatakan pihaknya masih bekerja di lapangan.
“Kami masih melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Mohon masyarakat bersabar dan tidak menyebarkan informasi yang belum bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Kasi Humas.
Penemuan mayat di area rumah sakit ini langsung memicu berbagai spekulasi. Ada warga yang menduga korban adalah pasien yang kabur, ada juga yang menduga korban merupakan korban kejahatan.
Namun semua itu masih sebatas dugaan. Pihak kepolisian menegaskan belum bisa menyimpulkan penyebab kematian sebelum autopsi dan hasil penyelidikan keluar.
“Kami imbau masyarakat jangan terpancing isu. Serahkan sepenuhnya kepada polisi untuk mengungkap kasus ini,” tegasnya.
Lokasi penemuan yang berada tepat di samping RSUD terbesar di Siak ini membuat warga resah. Pasalnya, area tersebut sering dilalui pasien, keluarga pasien, dan tenaga medis setiap hari.
“Kami tiap hari lewat sini. Jadi takut juga kalau kejadian seperti ini terulang,” kata Yanti, salah satu warga Kampung Dalam.
Setelah olah TKP selesai, jenazah akan dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Tengku Rafi’an untuk divisum. Polisi juga akan memeriksa CCTV di sekitar rumah sakit dan meminta keterangan dari keluarga yang kehilangan anggota.
bahanapos.com. akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan segera memberikan update setelah ada rilis resmi dari Polres Siak.
Reporter : Sulaiman
Editor : Masliana Panggabean















