Hari Sumpah Pemuda, Ikatan Pemuda Riau Indonesia Bersama Koalisi Pemuda Islam Gagas Persatuan Primordial Se-Indonesia

Banten, Berita, Mahasiswa61 Dilihat

TANGERANG SELATAN,BAHANAPOS – 28 Oktober 2026 menjadi momentum krusial bagi konsolidasi gerakan pemuda di tingkat nasional. Berlokasi di Gedung Wali Kota Tangerang Selatan,Koalisi Pemuda Islam Indonesia bersama Ikatan Pemuda Riau Indonesia menggelar agenda kolaboratif bertajuk “Ruang Pemuda Diskusi Kritis Bela Daerah: Mengarusutamakan Pemuda Menuju Kedaulatan Fiskal dan Ekonomi Daerah.”

Agenda strategis yang mempertemukan berbagai organisasi lintas primordial dan unsur Pemerintah Kota Tangerang Selatan ini digagas sebagai bentuk penegasan peran pemuda dalam menjawab situasi serta tantangan nasional saat ini.

Ketua Panitia Pelaksana, Hairiansyah, menegaskan bahwa diskusi kritis ini hadir sebagai langkah konkret pemuda dalam merespons dinamika sosial-ekonomi yang tengah berlangsung. Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus berada di garda terdepan dalam mendorong kedaulatan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Ikatan Pemuda Riau Indonesia, Akbar Jihad, S.H., CPLA., menyampaikan gagasannya mengenai pentingnya membangkitkan kembali marwah organisasi kedaerahan berbasis kedaerahan (primordial) untuk skala nasional.

“Riau akan menginisiasi gerakan primordial nasional. Saya percaya kita punya historis yang mendalam mengenai pemuda. Dulu kita mengenal Jong Java, Jong Ambon, hingga Jong Sumatranen Bond. Ini membuktikan bahwa organisasi primordial memiliki jati diri dan nilai historis yang jauh lebih dalam ketimbang sekadar wadah silaturahmi kekeluargaan,” ujar Akbar.

Ia menambahkan bahwa organisasi kedaerahan saat ini hanya membutuhkan pemicu untuk kembali bergerak secara produktif.

“Kami di Ikatan Pemuda Riau Indonesia bersama Koalisi Pemuda Islam Indonesia siap menjadi pemantik bagi gerakan pemuda nasional,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Zuhad Aji Firmantoro, S.H., M.H., dari Koalisi Pemuda Islam Indonesia menekankan kesamaan visi antara kedua lembaga. Zuhad melihat momentum ini sebagai ruang efektif untuk menyalurkan gagasan kritis pemuda langsung ke tingkat kepemimpinan nasional.

“Kita punya spirit yang sama dengan Ikatan Pemuda Riau Indonesia. Di tingkat nasional, kita memiliki representasi pemuda pada sosok Wakil Presiden. Hal-hal strategis yang dirumuskan hari ini InsyaAllah akan kami titipkan melalui Mas Wapres, dengan harapan aspirasi pemuda bangsa ini dapat langsung disampaikan dan dipertimbangkan oleh Presiden Prabowo Subianto,” tutur Zuhad.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyambut hangat inisiatif persatuan pemuda ini. Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tangsel, Taufik Wahidin, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili Wali Kota Tangerang Selatan Drs. H. Benyamin Davnie, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus berjalan berdampingan dan mendukung setiap langkah gerakan pemuda, sepanjang kegiatan tersebut membawa dampak positif dan konstruktif bagi masyarakat,” pungkas Taufik.

Melalui sinergi antarorganisasi dan pemerintah daerah ini, peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan pijakan awal lahirnya kedaulatan fiskal dan ekonomi yang dimotori oleh generasi muda Indonesia.