SIAK, BAHANAPOS – Pembukaan rekrutmen 38 tenaga kerja oleh PT Imbang Tata Alam (ITA) untuk kebutuhan PT Wira Cipta Perkasa mendapat sorotan dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Siak (IPMKS). Organisasi mahasiswa ini meminta agar seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan, adil, dan memprioritaskan masyarakat lokal Ring Satu.
Surat edaran rekrutmen resmi dibuka sejak 5 hingga 14 Agustus 2026 untuk 11 posisi. Wilayah prioritas dalam rekrutmen ini mencakup 3 kecamatan Ring Satu, yakni Merbau, Tebing Tinggi, dan Sungai Apit.
IPMKS: Transparansi Harus Sampai Tahap Akhir
Wakil Ketua Umum IPMKS, Wan Azwendy, menegaskan transparansi tidak boleh berhenti pada pengumuman lowongan saja. Proses mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, ujian, hingga pengumuman akhir harus dibuka ke publik.
“Kami berharap dan menegaskan agar seluruh proses rekrutmen benar-benar dilakukan secara transparan dan akuntabel. Jangan sampai ada ruang untuk praktik tidak profesional, apalagi nepotisme,” tegas Wan Azwendy, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, persoalan kerja bagi masyarakat lokal bukan hanya soal dapat pekerjaan, tapi menyangkut keadilan sosial dan keberpihakan perusahaan terhadap warga sekitar wilayah operasional.
Soroti Belum Adanya Timeline Seleksi
IPMKS juga menyoroti surat edaran PT Wira Cipta Perkasa selaku penerima jasa layanan dari PT ITA. Dalam edaran tersebut, IPMKS menilai belum terlihat jelas timeline atau jadwal setiap tahapan seleksi.
“Kami tidak ingin berprasangka buruk. Justru karena itu kami minta mekanisme dibuka secara jelas. Jika transparan, masyarakat percaya. Jika tidak jelas, akan muncul pertanyaan dan persepsi di tengah masyarakat,” ujar Wan Azwendy.
Desak 38 Kuota Benar-benar untuk Anak Ring Satu
Selain transparansi, IPMKS meminta 38 kuota kerja tersebut benar-benar diprioritaskan untuk masyarakat lokal Ring Satu. Hal ini penting karena berdasarkan evaluasi rekrutmen sebelumnya, masih banyak keluhan minimnya serapan tenaga kerja lokal.
Wilayah Ring Satu di Kecamatan Sungai Apit yang dimaksud meliputi:
Kampung Mengkapan
Kampung Bungsur
Kampung Lalang
Kampung Sungai Kayu Ara
Kampung Kayu Ara Permai
Kampung Tanjung Kuras
“Kami berharap rekrutmen ini jangan hanya jadi formalitas administratif. Masyarakat ring satu harus benar-benar dapat kesempatan adil. Jangan sampai perusahaan beroperasi di daerah kami, tapi pemuda di sekitar justru bertanya-tanya kapan dapat kerja,” kata Wan Azwendy.
IPMKS menilai perusahaan punya tanggung jawab moral dan sosial. Kehadiran industri harus berdampak positif, terutama dalam penyerapan tenaga kerja pemuda dan pemudi lokal.
Karena itu, IPMKS mendorong PT Imbang Tata Alam dan PT Wira Cipta Perkasa menjadikan rekrutmen kali ini sebagai momentum membangun kepercayaan publik melalui proses yang terbuka, terukur, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.















