Jurnalis Bahanapos Inhil Handi Rio Wijaksono Raih Cumlaude IPK 3,92

Uncategorized61 Dilihat

TEMBILAHAN, BAHANAPOS – Bukti bahwa kerja keras dan pengalaman hidup tak pernah mengkhianati hasil. Handi Rio Wijaksono, S.H., seorang jurnalis asal Indragiri Hilir, berhasil mencuri perhatian dalam Yudisium Sarjana ke-XV Fakultas Hukum Universitas Islam Indragiri (Unisi) Tembilahan Tahun Akademik 2026/2027.

Dari 172 mahasiswa yang resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.) di Gedung Puri Cendana Tembilahan, nama Handi menjadi salah satu yang paling bersinar. Ia berhasil meraih predikat Dengan Pujian (Cumlaude) dengan IPK fantastis 3,92 melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Selasa (13/10/2026).

Capaian ini terasa spesial karena IPK 3,92 yang diraih Handi adalah RPL rasa Reguler. Nilai yang bahkan sulit dikejar mahasiswa reguler, berhasil ia buktikan dari jalur RPL yang mengakui pengalaman kerja dan pembelajaran di luar kampus.

Sebelum yudisium, Handi telah menjalani ujian komprehensif lisan atau ujian tugas akhir pada Sabtu, 25 Juli 2026 di Ruang Peradilan Semu Fakultas Hukum Unisi. Dalam ujian tersebut, ia berhasil meraih nilai A.

Saking bersyukurnya, Handi langsung melakukan sujud syukur di ruang ujian usai dinyatakan lulus.

Tugas akhir yang ia susun pun tak main-main, berjudul “Perlindungan Hukum Perdata Hak Atas Tanah Masyarakat Terhadap Pengelolaan Lahan oleh PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) di Desa Kembang Mekar Sari, Kecamatan Keritang.” Topik yang sangat relevan dengan isu agraria yang kerap ia angkat sebagai jurnalis.

Dalam penyusunan skripsi, ia dibimbing oleh Darmiwati, S.H., M.H. selaku Pembimbing I dan Didi Syaputra, S.H., M.Kn. selaku Pembimbing II. Sementara tim penguji adalah Dr. Triyana Syafitri, S.H., M.H. dan Dr. Bambang Sasmita Adi Putra, S.E., S.H., M.H., yang juga Ketua Prodi Ilmu Hukum Unisi.

Perjalanan Handi menuju gelar S.H. Cumlaude bukanlah jalan yang mulus. Kisah hidupnya penuh liku dan perjuangan.

Sebelum menjadi jurnalis, ia pernah menjalani berbagai pekerjaan serabutan, mulai dari pekerja kasar hingga menjadi pengemudi ojek pangkalan. Pengalaman kerasnya di jalanan membentuk kedisiplinan dan mental pantang menyerah.

Ia juga pernah mengenyam pendidikan di Universitas Putera Batam (UPB). Semasa kuliah, ia aktif sebagai pengurus BEM, Ketua UKM Majelis Taklim, serta kader PMII Pengurus Cabang Batam. Ia juga aktif di Paguyuban Warga Madiun (PWMA) dan Madiun Avia Van Batam (MAVB).

Tak hanya itu, Handi juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua Panwascam Enok pada Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, serta aktif mengajar ngaji Al-Qur’an untuk anak-anak di masjid lingkungan tempat tinggalnya.

Bagi Handi, profesi jurnalis yang ia geluti saat ini bukan sekadar mencari berita, tapi menjadi sarana untuk menyuarakan aspirasi masyarakat kecil.

Bagi Handi, gelar Cumlaude ini bukan untuk dirinya sendiri. Ia mempersembahkan keberhasilan ini untuk kedua orang tuanya, Dartono dan Darti, serta istri tercinta Ari Gusmiati, S.Pd., Gr.,dan putranya Alby Satya Wijaksono.

“Ini bukan pencapaian saya pribadi. Ini berkat doa kedua orang tua saya, Dartono dan Darti, serta dukungan penuh istri saya Ari Gusmiati dan anak saya Alby. Tanpa mereka, saya tidak akan sampai di titik ini,” ungkap Handi Rio Wijaksono, S.H., dengan mata berkaca-kaca.

“Saya ingin membuktikan bahwa RPL bukan jalur kelas dua. RPL bisa berprestasi, bahkan meraih Cumlaude. Kuncinya adalah kemauan, ketekunan, dan jangan pernah malu untuk terus belajar, dari mana pun asalnya, termasuk dari pengalaman hidup sebagai tukang ojek,” tegasnya.

Dekan Fakultas Hukum Unisi, Dr. H. Ali Azhar, S.Sos., M.M., M.H., dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada 172 lulusan yang terdiri dari 69 mahasiswa reguler dan 103 mahasiswa RPL.

“Saya ucapkan selamat dan sukses kepada 172 mahasiswa yang hari ini resmi menyandang gelar Sarjana Hukum. Gelar ini bukan akhir, tetapi awal pengabdian. Saya berpesan, jagalah integritas almamater dan amalkan ilmu hukum yang telah didapat untuk kemaslahatan masyarakat luas. Junjung tinggi kejujuran dan keadilan,” pesan Dr. H. Ali Azhar, Dekan FH Unisi.

Senada, Rektor Unisi Assoc Prof. Dr. H. Najamuddin, Lc., M.A., mengingatkan para lulusan untuk tidak cepat puas.

“Jangan berpuas dan berbangga dengan gelar yang sudah didapat. Teruslah menimba ilmu pengetahuan, karena tantangan zaman semakin hebat. Dengan ilmu pengetahuan, insya Allah kita bisa menghadapi itu semua,” ujar Dr. H. Najamuddin, Rektor Unisi.

Rektor juga mempromosikan bahwa Unisi telah membuka program Magister (S2) Hukum dengan biaya terjangkau.

Ketua Prodi Ilmu Hukum Unisi, Dr. Bambang Sasmita Adi Putra, S.E., S.H., M.H., juga berpesan agar lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater.

Sementara Wakil Ketua Yayasan Indra Education College, Muchlis, S.E., M.M., berharap ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Pelaksanaan yudisium ke-XV ini sendiri dipimpin oleh Ketua Panitia Syarifuddin, S.H., M.H., dengan Sekretaris  Jamri S.H., M.H.

Kisah Handi Rio Wijaksono menjadi pengingat bahwa kesempatan meraih pendidikan tinggi terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan dan semangat pantang menyerah.