SIAK, BAHANAPOS – Pencemaran lingkungan kembali menggemparkan Kabupaten Siak. PT Astra Agro Lestari diduga sengaja membuang limbah ke area sungai. Akibatnya, limbah mengalir hingga ke Sungai Siak dan menimbulkan kerak-kerak minyak yang mencemari air serta merusak ekosistem perairan.
Hasil pantauan, Wartawan bahanapos di lapangan, ditemukan bau menyengat dan lapisan minyak mengapung di permukaan sungai. Kondisi ini membuat aktivitas nelayan dan masyarakat yang bergantung pada air sungai lumpuh.
“Airnya sudah hitam, ada kerak minyaknya. Masyarakat sekitar area tersebut takut pakai buat mandi apalagi buat ikan. Sungai Siak ini sumber hidup masyarakat terutama nelayan” Selasa (21/7/2026).
Dibuang Lewat Saluran Parit Gajah
Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat adanya tumpahan dan endapan seperti kerak minyak di sepanjang aliran anak sungai yang diduga terhubung ke Sungai Siak.
Pembuangan dilakukan melalui saluran area Parit Gajah milik PT Astra Agro Lestari yang kemudian mengalir ke perairan Sungai Siak.
“Kami melihat ini faktor kesengajaan. PT Astra Agro Lestari tidak peduli terhadap aturan lingkungan. Ini pelanggaran serius dan bisa berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat serta biota sungai”, ungkap bahanapos
Sungai Siak merupakan urat nadi bagi warga Siak. Pencemaran ini dikhawatirkan merusak ekosistem, mencemari air baku, dan mengancam mata pencaharian nelayan.
Warga Desak Aparat Turun Tangan
Merespons kejadian ini, warga mendesak Pemerintah Kabupaten Siak, Dinas Lingkungan Hidup, aparat penegak hukum, dan Kementerian LHK untuk segera turun melakukan pengecekan dan uji laboratorium.
“Jangan sampai dibiarkan. Kalau memang terbukti membuang limbah, harus ditindak tegas. Ini bukan pertama kali, jangan ada lagi korban lingkungan”, tegas tokoh masyarakat setempat.
Masyarakat juga meminta perusahaan bertanggung jawab penuh atas dampak yang ditimbulkan. Mulai dari pemulihan lingkungan hingga pemberian kompensasi bagi warga yang dirugikan.
Dikonfirmasi Via WhatsApp, Humas PT Astra Agro Lestari Bungkam
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Astra Agro Lestari belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan pembuangan limbah tersebut.
Saat dikonfirmasi Wartawan bahanapos melalui pesan WhatsApp kepada Humas PT Astra Agro Lestari Irwan Saputra Nasution, yang bersangkutan memilih bungkam dan tidak memberikan jawaban sama sekali.
Sikap bungkam perusahaan semakin memicu kemarahan warga yang menuntut transparansi dan tanggung jawab.
Pemerintah daerah melalui DLH Kabupaten Siak diharapkan segera melakukan sidak, mengambil sampel air, dan menindaklanjuti laporan masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan lebih luas.
Kasus ini menjadi alarm keras. Jika tidak segera ditangani, pencemaran Sungai Siak berpotensi menjadi bencana lingkungan baru di Bumi Melayu.









