Bahana pos ( Rohil ) – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) mengimbau masyarakat untuk mengkritisi kebijakan dengan etika dan sopan santun. Dalam sebuah pernyataan resmi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Rohil, Indra Gunawan, menyatakan bahwa kritik dan masukan dari masyarakat sangat penting untuk kemajuan daerah.Selasa (13/5/2025).
Namun, Indra Gunawan juga mengingatkan agar kritik tersebut disampaikan dengan cara yang konstruktif dan berbasis pada substansi, bukan dengan menyerang pribadi atau menyebarkan informasi yang dapat menyesatkan publik.
“Dalam iklim demokrasi yang sehat, kritik dan masukan dari masyarakat sangat penting untuk kemajuan daerah. Namun, kami mengingatkan agar kritik tersebut disampaikan dengan etika dan sopan santun,” ujar Indra Gunawan.
Pemkab Rohil juga meluruskan informasi seputar kebijakan penataan tenaga honorer. Indra Gunawan menjelaskan bahwa penataan tersebut merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia, berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dan surat edaran dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara.
“Kebijakan ini bukanlah bentuk pengabaian, melainkan bagian dari penyesuaian terhadap regulasi nasional. Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir tunduk dan patuh pada aturan yang ditetapkan pemerintah pusat,” ujar Indra Gunawan.
Pemkab Rohil menegaskan komitmennya terhadap pemerintahan yang bersih, transparan, dan efisien. Indra Gunawan menyatakan bahwa berbagai kebijakan yang diterapkan tetap mengedepankan kepentingan rakyat demi kemajuan daerah.
“Proses penataan tenaga honorer dan perbaikan sistem birokrasi ini masih berlangsung. Kami memahami bahwa setiap perubahan tentu akan menimbulkan dinamika, namun ini adalah bagian dari komitmen kami untuk membangun daerah yang lebih baik dan berkelanjutan,” ungkap Indra Gunawan.
Pemkab Rohil mengajak masyarakat untuk fokus pada membangun daerah dengan narasi yang positif dan konstruktif. Indra Gunawan berharap masyarakat dapat berkolaborasi dan mendukung upaya pemerintah untuk memajukan daerah, bukan provokasi yang hanya akan merusak persatuan.
“Rokan Hilir membutuhkan kolaborasi dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, bukan provokasi yang hanya akan merusak persatuan kita. Mari kita fokus pada membangun daerah ini dengan narasi yang positif dan konstruktif,” tutup Indra Gunawan.















