Aksi Dema IAI Sultan Syarif Hasyim Siak Turun ke Masyarakat, Bagi Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

BUNGARAYA, BAHANAPOS – Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menyebabkan kabut asap di Kabupaten Siak mendapat respon cepat dari kalangan mahasiswa. Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat, mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Sultan Syarif Hasyim Siak melaksanakan aksi sosial berupa pembagian masker gratis kepada masyarakat di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, pada Rabu (14/10/2026).

Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Presiden Mahasiswa IAI Sultan Syarif Hasyim Siak, Saiful Anam, bersama jajaran Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Himpunan Mahasiswa (HIMA). Puluhan mahasiswa turun ke jalan, pasar, dan pemukiman warga untuk membagikan masker secara gratis.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran mahasiswa dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk cerdas di dalam kelas, tetapi juga harus peka dan hadir di tengah persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat Bungaraya yang saat ini terdampak kabut asap akibat Karhutla. Masker ini mungkin sederhana, tapi kami harap bisa membantu mengurangi paparan debu dan partikel asap yang berbahaya bagi pernapasan,” ungkap Saiful Anam, Presiden Mahasiswa IAI Sultan Syarif Hasyim Siak, di sela-sela aksi.

Menurut Saiful, aksi ini juga menjadi upaya untuk meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang tidak menentu. Selain membagikan masker, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat kepada masyarakat tentang pentingnya menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

“Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai insan akademis di lingkungan kampus. Kami memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk hadir di tengah masyarakat dan berkontribusi dalam menghadapi persoalan yang terjadi. Mahasiswa bergerak, masyarakat terlindungi,” tegas Saiful Anam.

Saiful menambahkan bahwa penanganan dampak Karhutla tidak bisa diserahkan kepada satu pihak saja. Dibutuhkan keterlibatan semua elemen, mulai dari masyarakat, mahasiswa, hingga pemerintah, melalui langkah-langkah yang berkelanjutan dan terintegrasi, baik pencegahan maupun penanganan dampaknya.

Aksi sosial pembagian masker ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Bungaraya. Warga yang menerima masker mengaku sangat terbantu, terutama bagi mereka yang harus beraktivitas di luar rumah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa IAI Sultan Syarif Hasyim Siak berharap tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat hubungan harmonis antara perguruan tinggi dan masyarakat serta mendorong lahirnya gerakan sosial lain yang memberikan manfaat nyata.

Dengan semangat pengabdian, mahasiswa IAI Sultan Syarif Hasyim Siak menegaskan komitmennya untuk terus hadir, peduli, dan berkontribusi bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Siak.

(Sulaiman)

 

 

News Feed