Bahanapos ( Rohil ) – Suasana haru dan syukur menyelimuti Gedung SMPN 1 Bangko, Bagansiapi, Rabu (22/4/2026). Bupati Rokan Hilir H. Bistaman secara resmi melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) dari kalangan tenaga pendidik yang tergabung dalam PGRI Kabupaten Rokan Hilir Tahun 1447 H / 2026 M.
Kegiatan pelepasan ini dipadukan dengan momentum Halal Bi Halal bersama keluarga besar pendidikan di Rohil.
Hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Fauzi Efrizal, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan M. Nurhidayat, Kakamenag Rohil Safri Johan, Direktur Bank Rohil Wan Muhammad Kudri, serta jajaran pengurus PGRI Kabupaten Rokan Hilir.
Dalam sambutannya, Bupati H. Bistam menegaskan para guru yang berangkat haji bukan jemaah biasa. Mereka membawa amanah besar sebagai pendidik dan pembangun karakter bangsa.
“Di pundak Bapak dan Ibu terletak amanah mencerdaskan anak bangsa. Ketika berangkat haji, sesungguhnya Bapak dan Ibu membawa doa dan harapan dari ribuan siswa serta rekan sejawat di kampung halaman,” ujar H. Bistaman di hadapan para hadirin.
Bupati menitipkan 3 pesan utama sebagai bekal perjalanan spiritual:
1. Ladang Ilmu dan Keteladanan: Jadikan pengalaman di Tanah Suci untuk meningkatkan ketakwaan. Sekembalinya nanti, guru diharapkan menjadi teladan dan inspirasi bagi anak didik melalui akhlak yang mulia.
2. Kesehatan dan Kebersamaan: Mengingat cuaca di Makkah dan Madinah yang cukup ekstrem, jemaah diminta disiplin mengikuti arahan petugas kesehatan serta menjaga semangat kekeluargaan antar-rombongan.
3. Doa untuk Daerah: Bupati secara khusus menitipkan doa agar dunia pendidikan di Rokan Hilir semakin maju, kesejahteraan guru terus meningkat, dan lahir generasi emas yang cerdas serta berakhlakul karimah.
“Kami terus berkomitmen mendukung kesejahteraan guru. Kepada keluarga yang ditinggalkan, saya titipkan untuk menjaga rumah dan terus mendoakan agar Bapak/Ibu guru kita diberi kelancaran dan keselamatan hingga kembali ke tanah air dengan selamat,” tambah Bupati.
Sementara itu, Kadisdikbud Rokan Hilir M. Nurhidayat yang juga termasuk CJH tahun ini menyampaikan rasa syukur dan permohonan doa restu.
“Ini adalah panggilan yang luar biasa bagi kami para pendidik. Saya berpesan kepada rekan-rekan guru yang tetap menjalankan tugas di sekolah agar terus menjaga integritas dan semangat mengajar selama kami beribadah. Mohon doanya agar kami dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan sempurna dan kembali dengan predikat haji yang mabrur,” ungkap M. Nurhidayat.
Acara ditutup dengan prosesi Upah-Upah, Tepuk Tepung Tawar, serta pelepasan secara simbolis dan ramah tamah.
“Selamat jalan para pendidik. Semoga menjadi haji yang mabrur dan mabruroh, serta membawa keberkahan bagi kemajuan dunia pendidikan di Negeri Seribu Kubah ini,” pungkas Bupati.















