Menteri ESDM Bahlil Akui Kesalahan, Kisruh LPG 3 Kg Semakin Mencuat

Daerah, Jakarta, NASIONAL691 Dilihat

Bahana Pos ( Jakarta ) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akhirnya membuka suara terkait kisruh LPG 3 kg yang membuat masyarakat resah. Menurut Bahlil, kisruh tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan, melainkan oleh proses perubahan dari pengecer menjadi pangkalan Minggu (2/2/2025).

Bahlil menjelaskan bahwa pemerintah telah menganalisis dan menemukan bahwa masih terjadi kenaikan harga di tingkat pengecer yang memberatkan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah sedang merancang aturan untuk mengubah status pengecer menjadi pangkalan, sehingga masyarakat dapat membeli LPG 3 kg dengan harga yang sesuai.

“Kami telah menganalisis dan menemukan bahwa masih terjadi kenaikan harga di tingkat pengecer yang memberatkan masyarakat. Oleh karena itu, kami sedang merancang aturan untuk mengubah status pengecer menjadi pangkalan,” ujar Bahlil.

Bahlil juga menegaskan bahwa pasokan LPG 3 kg aman hingga akhir tahun 2025, dan pemerintah telah menambah kuota LPG untuk memastikan ketersediaan. Dengan demikian, diharapkan kisruh LPG 3 kg dapat segera diselesaikan dan masyarakat dapat memperoleh LPG dengan harga yang wajar.

“Kami telah menambah kuota LPG untuk memastikan ketersediaan. Pasokan LPG 3 kg aman hingga akhir tahun 2025,” tegas Bahlil.

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga mengakui bahwa pemerintah telah melakukan kesalahan dalam penanganan kisruh LPG 3 kg. Menurutnya, pemerintah harus lebih cepat dan efektif dalam menangani masalah tersebut.

Kami mengakui bahwa pemerintah telah melakukan kesalahan dalam penanganan kisruh LPG 3 kg. Kami harus lebih cepat dan efektif dalam menangani masalah tersebut,” ujar Bahlil.

Dengan demikian, diharapkan kisruh LPG 3 kg dapat segera diselesaikan dan masyarakat dapat memperoleh LPG dengan harga yang wajar. Pemerintah juga diharapkan dapat lebih cepat dan efektif dalam menangani masalah tersebut.

Reporter : Red