Bahanapos ( Siak ) – Suasana khidmat terasa di Masjid Sultan Abdul Jalil Muzaffar Syah Benteng Hulu, Kecamatan Mempura. masjid kebanggaan masyarakat Mempura itu menjadi saksi acara Akhirussanah MDTA se-Kecamatan Mempura yang dihadiri ratusan wali murid, guru, dan tokoh pendidikan, Sabtu (7/6/2026).
Dalam sambutannya, Sujarwo menegaskan bahwa penguatan Sumber Daya Manusia harus terus dilakukan melalui sekolah-sekolah berbasis agama.
“SDM Kabupaten Siak harus terus diperkuat melalui sekolah-sekolah berbasis agama, baik madrasah, pesantren, dan lembaga pendidikan lainnya. SDM yang hebat akan bisa mengelola SDA Siak dengan baik,” ujar Sujarwo di hadapan para guru dan wali murid.
Menurutnya, kekayaan Sumber Daya Alam Siak hanya akan memberi manfaat maksimal jika dikelola oleh generasi yang cerdas, berilmu, dan berakhlak. Karena itu, MDTA, madrasah, dan pesantren punya peran strategis mencetak generasi emas Siak ke depan.
Selain pendidikan, Sujarwo juga menyoroti ancaman laten yang kini mengintai anak-anak: narkoba.
“Di pertemuan ini saya juga sampaikan bahaya narkoba yang saat ini mengancam anak-anak kita. Insya Allah Lembaga-Lembaga Anti Narkotika Kabupaten Siak akan terus bergerak untuk edukasi bahaya narkoba,” tegasnya.
Ia mengajak para guru MDTA dan orang tua wali murid bersama-sama membentengi anak dari jerat narkoba. Edukasi sejak dini dinilai langkah paling efektif agar generasi muda Siak tumbuh sehat, berprestasi, dan jauh dari narkoba.
Acara Akhirussanah ini turut dihadiri
Ketua FKDT Mempura, Perwakilan KUA Mempura, Guru-guru MDTA se-Kecamatan Mempura, serta Orang tua wali murid dan masyarakat Benteng Hulu.
Kehadiran para tokoh pendidikan dan wali murid menunjukkan dukungan kuat terhadap penguatan pendidikan agama di Mempura. Diharapkan, sinergi antara DPRD, lembaga pendidikan, dan masyarakat terus terjaga demi mencetak generasi Siak yang unggul lahir dan batin.









