KOHATI Pekanbaru Gandeng DP3AM, Kuatkan Gerakan Pemberdayaan Perempuan di Kota Bertuah

Berita, Pekanbaru344 Dilihat

Bahanapos ( Pekanbaru )  – Ketua Umum  Himpunan Mahasiswa Islam Wanita (KOHATI) Cabang Pekanbaru memperkuat sinergi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3AM) Kota Pekanbaru. Langkah ini diambil untuk mendorong program pemberdayaan perempuan dan pengarusutamaan gender yang lebih masif dan berdampak langsung ke masyarakat.

Penguatan kolaborasi itu dibahas dalam audiensi dan silaturahmi Ketua Umum KOHATI Cabang Pekanbaru, Putri Amizah, bersama jajaran DP3AM di Kantor DP3AM Kota Pekanbaru, Selasa (16/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, KOHATI disambut langsung oleh Erni Setiawati, S.K.M., M.Si., Jabatan Fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda DP3AM yang membidangi Pengarusutamaan Gender (PUG). Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif, menyoroti ruang-ruang kolaborasi antara pemerintah dan organisasi perempuan kampus.

Putri Amizah menegaskan, KOHATI Pekanbaru siap menjadi mitra strategis Pemko dalam agenda pembangunan, khususnya yang menyentuh isu perempuan, anak, dan keluarga.

KOHATI siap membersamai dan berkontribusi untuk kita Pekanbaru. Kami ingin terus bersinergi dalam menghadirkan gerakan yang memberdayakan perempuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kampus dan pemerintah harus satu suara untuk isi ini “, ujar putri Amizah Kepada media bahanapos.com usai pertemuan.

Menurutnya, banyak potensi mahasiswa KOHATI yang bisa dikolaborasikan, mulai dari edukasi kesehatan reproduksi, literasi digital aman untuk perempuan, pendampingan UMKM perempuan, hingga kampanye anti-kekerasan berbasis gender online (KBGO).

Di sisi lain, DP3AM menyambut positif inisiatif KOHATI. Erni Setiawati menilai keterlibatan organisasi mahasiswa perempuan sangat penting untuk menjangkau generasi muda.

Ke depan, kita akan membangun gerakan perempuan yang kuat melalui sinergi antara pemerintah dan organisasi perempuan di Kota Pekanbaru. Energi anak muda seperti KOHATI ini yang kita butuhkan agar program PUG tidak hanya jadi dokumen, tapi benar-benar hidup di lapangan,” ungkap Erni Setiawati.

Audiensi ini menjadi langkah awal formalisasi kerja sama. Ke depan, kedua pihak akan merumuskan rencana aksi bersama, termasuk program pelatihan, diskusi publik, dan aksi sosial yang menyasar perempuan rentan di kelurahan/RT-RW.

Kolaborasi KOHATI-DP3AM diharapkan mampu menciptakan ekosistem Kota Pekanbaru yang lebih inklusif, di mana perempuan punya ruang setara untuk tumbuh, berdaya, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Penulis : Sulaiman 

Editor   : Masliana Panggabean