SIAK, BAHANAPOS – Upaya pembersihan mendadak di lokasi dugaan pembuangan limbah memicu kecurigaan publik. Eskavator turun ke lokasi usai viralnya pemberitaan pencemaran Sungai Siak yang diduga dilakukan PT Astra Agro Lestari. Bukti berupa kerak minyak kini diduga sengaja ditutupi lumpur.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak bungkam saat ditanya terkait hasil uji laboratorium sampel air yang telah diambil.
Kerak Minyak Ditemukan, Nelayan Lumpuh
Berdasarkan pantauan Wartawan bahanapos, Selasa lalu, (21/7/2026), di lokasi ditemukan bau menyengat dan lapisan kerak minyak mengapung di permukaan air.
Kondisi itu membuat aktivitas nelayan dan masyarakat yang menggantungkan hidup pada Sungai Siak lumpuh total.
“Airnya hitam, ada kerak minyaknya. Masyarakat sekitar area tersebut takut pakai buat mandi apalagi buat ikan. Sungai Siak ini sumber hidup masyarakat terutama nelayan”, ujar warga, Selasa (21/7).
DLH Turun Ambil Sampel, Pihak Perusahaan: “Itu Lumpur
Saat kasus ini viral, DLH Kabupaten Siak melalui Kabid Yadi turun ke lokasi pada Rabu (22/7/2026) dan mengambil sampel air untuk diuji lab.
Namun pernyataan dari pihak perusahaan justru menimbulkan tanda tanya.
“Ia juga mengatakan tidak ada limbah bang, itu lumpur namanya parit iya kan bang”, ucap Manajer PT Astra Agro Lestari, Rabu (22/7/2026).
Dikonfirmasi Hasil Uji Lab, Kabid DLH Siak Bungkam
Wartawan Bahanapos melakukan konfirmasi via WhatsApp kepada Kabid DLH Siak Yadi untuk mempertanyakan hasil uji sampel.
Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan memilih bungkam dan tidak memberikan jawaban sama sekali.
Fakta Mengejutkan! Eskavator Turun, Lokasi Jadi Lumpur Tebal
Saat Tim bahanapos kembali melakukan pantauan, kondisi parit yang sebelumnya dipenuhi kerak minyak telah berubah total.
Air yang diduga aliran limbah ke Sungai Siak kini menjadi lumpur yang tebal, Terpantau 1 unit eskavator sedang membersihkan area parit tersebut.
Warga: Ini Dugaan Upaya Menghilangkan Barang Bukti
Melihat kejanggalan ini, warga menduga kuat ada skenario untuk menutupi kasus.
“Kami menduga karena sudah heboh pemberitaan di media, DLH dan PT Astra Agro Lestari sudah mengatur skenario. Sebelum DLH datang, area lokasi parit tempat aliran air itu sengaja ditutupi dengan lumpur. Biar kelihatan tidak ada terjadi apa-apa. Ini terkesan saling menutupi”, ujar warga di lokasi.
Desak KLHK dan DLH Provinsi Sidak
Hingga kini PT Astra Agro Lestari belum memberikan klarifikasi resmi. DLH Siak juga belum membeberkan hasil uji sampel.
Masyarakat mendesak KLHK, DLH Provinsi Riau, dan aparat penegak hukum segera melakukan sidak mendadak dan uji lab independen.
“Kalau memang tidak ada limbah, buktikan dengan data. Jangan rakyat dibohongi dengan alasan lumpur. Kami butuh Sungai Siak yang bersih kembali”, tegas tokoh masyarakat.
bahanapos Membuka Hak Jawab
bahanapos menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dan UU Pers No. 40 Tahun 1999.
Kami membuka ruang Hak Jawab seluas-luasnya kepada PT Astra Agro Lestari, DLH Kabupaten Siak, dan pihak terkait untuk memberikan klarifikasi. Hak jawab dapat disampaikan ke Redaksi dengan melampirkan data dan bukti sah.















